Selasa, 06 Oktober 2009

shaum

selama bershaum, maka engkau akan memperoleh pahala yaitu dari setiap detik sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. ada lebih kurang 14 jam. jika engkau dapat memahami persoalan ini maka tentu tak satupun shaum sunnat yang akan engkau lewatkan apalagi shaum wajib dan shaum romadhon. lalu bagaimana halnya jika selama bersahum itu engkau melakukan kebajikan baik untuk diri maupun untuk orang lain, tentu saja pahalanya akan semakin bertambah...?! wallohu a'lam.

sholat berjamaah

Hanya Allahlah yang Maha Besar, Allohuakbar...
betapa sering kita mengumandangkan lafal tersebut, dan seringpula kita jadikan zikir, namun terkadang kita tidak mampu memahami dengan sebenarnya, ketahuilah, jika engaku benar telah mengakbarkan Allah SWT, maka tentu tidak ada penghalang bagimu untuk mengikuti sholah berjamaah, ayo... Hayya ala sholah...hayya alal falah.

sholat malam

inilah kebiasaan para pendahulu kita, mereka terbiasa sholat malam. bahkan ada diantara mereka sangat menantikan datangnya malam hari, agar dapat menunaikan hajatnya yaitu sholat malam. ada pula diantara mereke yan pernah berujar, "jika seandainya tidak ada malam hari maka hambar rasanya kehidupan yang dijalani,... akankah kita dapat seperti mereka. semoga.

i'tikaf

amalan i'tikaf ini lebih sering kita dengar manakala penghujung romadhon akan tiba, meskipun sebenarnya dapat pula dikerjakan pada saat-saat tertentu sesuai dengan kesempatan kita. bahkan setiap saat tatkala kita memasuki mesjid maka dapat pula kita niatkan untuk sambil berittikaf. memang yang dicontohkan oleh Rosululloh SAW, i'tikaf dilakukan pada sepuluh malam terakhir dibulan romadhon.
i'tikaf ini bermaksud untuk mendekatkan diri pada Alloh SWT, sehingga Alloh berkenan menganugerahkan "malam lailatul qodr" pada mereka yang dikehendaki oleh Alloh SWT.
tidak bisa setiap muslim melakukan i'tikaf tergantung pada cahaya keimanan yang ia miliki, jika saja cahaya itu terang maka tentu tak akan ada penghalang baginya untuk melakukannya.